Dubai Bolehkan Warganya Buka Puasa Bersama, Asalkan…

Momen Bulan Puasa Ramadhan yang sedang dijalani oleh Umat Muslim seluruh dunia biasanya diwarnai dengan beberapa aktivitas yang khas, termasuk salah satunya Buka Puasa Bersama atau Bukber.

Sayangnya, kegiatan yang sebenarnya positif tersebut tidak bisa dilakukan pada Bulan Ramadhan tahun ini. Tak lain penyebabnya adalah pandemi Virus Corona yang membuat orang-orang tidak bisa berkumpul bersama.

Beberapa negara juga sudah mengeluarkan himbauan atau tepatnya larangan untuk menggelar buka puasa bersama.

Di Indonesia contohnya, Menteri Agama Fachrul Razi lewat surat edaran panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah meminta sahur bersama dan bukber ditiadakan. Jelas, tujuan dari himbauan ini adalah demi menenkan angka penyebaran Virus COVID-19 yang kian mencemaskan.

Akan tetapi, bukan berarti tidak ada Daerah yang memperbolehkan kegiatan buka puasa bersama atau Bukber ini. Kota Dubai misalnya, Pemerintah disana dilaporkan telah memberikan izin kepada warga mereka untuk menggelar buka puasa bersama.

Hanya saja, memang ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Komite Manajemen Krisis dan Bencana Dubai mengatakan seseorang boleh mengadakan acara bukber di rumah bila anggotanya tak lebih dari lima orang dan merupakan keluarga atau kerabat dekat.

Sedangkan untuk Buka Puasa Bersama yang digelar di luar rumah, hanya diizinkan bila tak melebihi 30 persen kapasitas maksimal restoran atau tempat makan. Tak sampai disitu, kegiatan ini juga dibatasi waktunya, hanya satu sampai dua jam saja dalam sehari.

“Keputusan ini dibuat berdasarkan dampak positif dari upaya pencegahan selama beberapa minggu terakhir,” tulis Komite Manajemen Krisis dan Bencana Dubai yang diunggah oleh akun Twitter resmi Kantor Media Dubai.

Tidak hanya Buka Puasa bersama, beberapa kegiatan ibadah lainnya yang juga biasanya digelar selama bulan Suci Ramadhan akhirnya ditiadakan. Contoh sahur bersama, shalat tarawih di masjid, tadarus, dan lain sebagainya.

Larangan tersebutpun sudah menjadi maklumat Majelis Ulama’ Indonesia atau MUI, dengan artinya situasi darurat seperti ini membuat umat Islam membolehkan beribadah di Rumah masing-masing. Termasuk Sholat Jum’at yang kini juga ditiadakan di banyak daerah di Indonesia.

Cinta Penelope Sebut Istanbul Seperti Kota Mati

Cinta Penelope, penyanyi dangdut Cantik ini terpaksa ikut merasakan dampak dari Virus Corona di kediaman suaminya. Akibat dari diterapkannya aturan Lockdown, pelantun lagu ‘Keong Racun’ tersebut mengungkapkan bahwa Kota Istanbul kini seperti kota mati.

Sebagai informasi, Presiden Turki Erdogan memang telah menerapkan aturan Lockdown pada 31 Kota Besar di Negaranya, termasuk Istanbul. Aturan ini mulai diterapkan sejak tanggal 23 April 2020 kemarin.

Tentu saja, tujuan utama diterapkannya aturan Lockdown adallah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus COVID-19. Aturan yang sama juga diberlakukan oleh sejumlah negara Eropa lainnya termasuk Inggris, Spanyol dan Italia.

Cinta Penelope sendiri saat ini sedang berada di kota Istanbul Turki, di tempat tinggal suaminya, Taha Gokhan Arikan. Cinta pun mengaku tidak tahu bagaimana situasi di luar, karena dia memang tidak diperbolehkan keluar rumah selama sebulan terakhir.

Namun, dilihat dari dalam, cinta mengakui bahwa kota Istanbul mirip dengan kota mati, karena tidak ada aktivitas sama sekali.

“Nggak tahu kalau di luar. Kita nggak boleh keluar sama sekali karena sudah sebulan lebih. Jadi udah kayak kota mati aja sih,” ungkap Cinta Penelope kepada detikcom.

Orang-orang sama sekali tidak diperbolehkan untuk keluar rumah, karenanya Cinta bersama dengan suaminya tetap berada di rumah selama kurang lebih sebulan terakhir ini.

“Benar-benar nggak boleh keluar sama sekali di rumah aja,” imbuhnya.

Cinta sendiri ikut terbang ke Turki karena memang suaminya bekerja di sana. Ketika akan meninggalkan Tanah Air, penyebaran COVID-19 di Turki memang belum begitu mencemaskan. Namun saat ini kondisinya sangat berbeda dan sudah mengkhawatirkan.

Bandara pun akhirnya ditutup, namun Cinta berharap bisa kembali ke Indonesia andai penerbangan kembali dibuka. Bahkan, suaminya juga ingin pulang ke Tanah Air.

“Kalau seandainya bandara buka aku pengin pulang ke Indonesia lah. Suamiku juga ngajakin pulang ke Indonesia,” kata Cinta Penelope.

Di Indonesia sendiri situasinya juga kurang lebih sama. Pemerintah telah menerapkan aturan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar sebagai upaya menekan angka penyebaran Virus Corona yang semakin menjadi-jadi.

Vinales Sarankan Rossi Tak Cepat Ambil Keputusan Pensiun

Rider asal Spanyol, Maverick Vinales secara pribadi meminta kepada tandemnya di team monster Energy Yamaha, Valentino Rossi untuk tak buru-buru mengambil keputusan pensiun.

Sebagai informasi, kampanye musim 2020 ini menjadi musim ke-25 bagi The Doctor di ajang Grand Prix. Debutnya sendiri berlangsung pada tahun 1996 silam, artinya saat itu Vinales baru berusia 1 tahun, karena sekarang dia sudah berusia 25 tahun.

Mengingat nama besar Rossi dan apa yang sudah dilakukannya selama 25 tahun berkarir di Grand Prix, Vinales mengaku bangga dengan fakta bahwa kini dia menjadi tandem rider legendaris tersebut.

“Saya tumbuh dewasa melihat Vale meraih banyak kemenangan. Jadi bagi saya, sebuah kehormatan bisa bertarung dengannya, dan jelas menjadi rekan setimnya adalah motivasi ekstra saya setiap waktu,” ungkap juara dunia Moto3 2013 ini.

Sayangnya, musim 2020 ini bisa dipastikan menjadi musim terakhir bagi Valentino Rossi menjadi bagian dari team monster Energy Yamaha. Musim depan, dia memang berpeluang jadi bagian dari Team Petronas Yamaha SRT, namun tidak menutup kemungkinan juga sang rider akan pensiun.

Pasalnya, usia Rossi saat ini sudah 41 tahun, dia juga tampak sudah tidak kompetitif lagi. Namun, Vinales berharap agar The Doctor tak buru-buru mengambil keputusan. Dia pun yakin Rossi masih bisa balapan musim depan, dan musim-musim berikutnya.

“Jelas saya ingin Vale tetap balapan sampai tahun-tahun ke depan. Saya senang berbagi trek dan bertarung dengannya. Ia selalu mendorong saya selangkah lebih maju, baik saya saat latihan di rumah maupun saat kami ada di lintasan,” ujarnya.

Vinales dan Rossi berada dibawah payung team Monster Energy Yamaha. Biasanya, dua rider dalam satu tim kerap terlibat cekcok soal mesin pada tunggangan mereka. Namun, Vinales bersyukur karena dia dan Rossi lebih sering cocok untuk hal tersebut.

“Untungnya, kami berteman baik. Tapi kami sama-sama membela Yamaha, jadi kami harus mengalahkan satu sama lain. Jadi bertandem dengannya hanyalah soal hal-hal positif,” pungkas Vinales.

Seiring dengan didepaknya Rossi dari Team Monster Energy Yamaha, musim depan Vinales akan bertandem dengan Rider muda, Fabio Quartararo.

Di Rumah Aja, Iis Dahlia Sampai Habiskan Ratusan Episode Drama India

Biduan Kondang tanah air, Iis Dahlia memiliki cara khusus untuk menghabiskan waktu di rumah. Di tengah-tengah pandemi Virus Corona yang membuat masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasa, Iis Dahlia menyaksikan drama serial India.

Penyanyi dangdut yang satu ini memang diketahui sangat mencintai segala pernak-pernik tentang India, tak terkecuali serial drama nya. Waktu yang dia habiskan di rumah lantas dimanfaatkan untuk menonton ratusan episode serial drama india.

“Aku kan senang film India, anak-anak lain, bapaknya lain, aku download aplikasi di handphone. Jadi aku nonton film India di handphone sampai mata gue kayaknya tambah plusnya deh, kan film India episodenya sampai ratusan itu.”

“Gue bisa selesaikan 530 episode selama 3 sampai 4 hari,” aku Iis Dahlia kepada detikcom.

Hanya saja, karena menggunakan bahasa Inggris, Iis mengaku harus menatap ponselnya secara terus menerus untuk melihat subtitel atau terjemahan. Hal tersebut membuat Iis sampai harus menggunakan kaca mata plus.

“Bayangin sambil masak nonton itu translate-nya bahasa Inggris kan harus dipelototin dong, kalau nggak gue nggak ngerti nih orang ngomong apa. Jadi sampai mata gue tuh buram dari yang nggak pernah pakai kacamata sekarang tuh pakai kacamata plus,” sambungnya sambil tertawa.

Meski demikian, Iis mengaku tetap mengontrol anak-anaknya. Mereka satu keluarga tetap berada dalam satu ruangan meski masing-masing sibuk sendiri dengan ponsel atau aktivitas masing-masing.

Termasuk sang suami yang akhirnya ikut sibuk dengan sosial media.

“(Suami) itu dari yang nggak mau punya Instagram sekarang jadi punya. Kemarin juga aku iseng bikin TikTok tiba-tiba dia iseng nongol di belakang,” tukas Iis Dahlia.

Yang merasa bosan dengan kondisi ini adalah putra sulungnya, Devano. Pasalnya, Devano lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya di luar rumah.

“Kayaknya yang paling pusing itu Devano, dia kan soalnya anak laki biasanya ketemu teman, dia aja ngeluh pusing. Jadi kita ciptakan suasana agar nggak bosen aja deh, kita bikin sesuatu jadinya bareng-bareng biar nggak bosen,” tandas pelantun lagu Payung hitam tersebut.

Menurut Marquez, Musim Balap Yang Singkat terlalu Riskan

Rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku sudah tak sabar ingin mengaspal lagi menyusul wacana digulirkan lagi balapan musim ini.

Sebagaimana diketahui, kampanye musim 2020 ini memang harus tertunda akibat pandemi virus corona (Covid-19), namun Dorna Sports selaku promotor MotoGP sedang berusaha mencari solusi terbaik.

Ada opsi menggulirkan kompetisi lagi namun tanpa kehadiran para penonton dan menekan angka personel yang hadir saat balapan berlangsung.

Sedangkan opsi kedua, Dorna Sports dan seluruh peserta meyakini bahwa 10 seri adalah jumlah balapan yang cukup logis untuk membuat persaingan dalam kejuaraan tersebut tetap valid. Namun tentu saja setiap keputusan ada resiko yang dihadirkan.

Marc Marquez sendiri menganggap opsi kedua bisa menghasilkan resiko yang cukup berat. Musim yang singkat membuat para pebalap akan berusaha tampil ngotot sejak race pertama, apalagi banyak dari mereka yang belum mendapat kontrak baru untuk musim depan.

Jika tampil ngotot, maka besar kemungkinan akan cedera yang dialami, dan tentu saja butuh waktu panjang untuk pulih lagi dari cedera.

“Bakal rumit jika kami harus menjalani musim yang pendek, karena kami harus ambil risiko, tak boleh absen dari balapan. Jika cedera, tak ada waktu untuk pemulihan. Tapi jujur saja, saya belum memikirkannya. Ketika kalender balap sudah pasti, barulah saya bikin strategi,” ujar Marquez.

Marc Marquez sendiri sebenarnya cukup diuntungkan dengan penundaan motoGP musim ini, pasalnya dia baru saja pulih dari cedera dislokasi bahu yang dialami musim kemarin.

Namun, rider asal Spanyol mengaku sudah dalam kondisi yang baik-baik saja dan siap balapan lagi.

“Ketika kehidupan kembali normal, hal pertama yang akan saya lakukan adalah mengendarai motor. Kondisi bahu saya sudah lebih baik.”

“Saat operasi dan dalam masa rehabilitasi, otot saya di sekitar bahu berhenti berkembang. Tapi sebelum virus corona merebak, saya sudah latihan motocross dan rasanya sudah lebih baik,” tutupnya.

Marc Marquez sendiri sudah mendapatkan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun dari Tim Repsol Honda. Menjadikanya sebagai rider pertama dengan kontrak empat tahun dalam sejarah olahraga ini.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Penderita Maag Selama Berpuasa

Berpuasa bagi para penderita maag, menjadi suatu hal yang ‘spesial’, harus ada beberapa hal yang mereka perhatikan untuk mencegah terjadinya maag saat menjalankan ibadah tersebut.

Diungkapkan oleh dr. Helmin Agustina Silalahi dari PT Kalbe Farma, bahwa para penderita maag akan merasakan sakit maagnya kambuh pada hari-hari pertama berpuasa. Tentu saja hal ini wajar, karena lambung sedang menyesuaikan diri dengan pola makan kita, jadi jangan cemas.

“Walaupun pada awal puasa banyak yang mengeluh sakit maagnya kambuh, hal ini disebabkan penyesuaian lambung terhadap perubahan pola makan,” dr Helmin kepada detikHealth.

Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Tentu dengan tidak mengubah pola makan saat berpuasa. Dengan artian, tidak menunda sahur dan berbuka puasa. Biasakan juga untuk mengkonsumsi makanan bernutrisi dan tidak mengkonsumsi makanan yang bisa memicu maag.

Beberapa makanan yang harus dihindari termasuk gorengan, makanan berlemak, santan, mie, sayur yang mengandung gas, kopi, alkohol, dan minuman bersoda.

Ketika sahur, kita harus mengkonsumsi paling tidak 30 persen dari kebutuhan makan dalam satu hari. Harusnya, saat sahur juga kita mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat seperti kentang, nasi, roti gandum dan sebagainya.

“10-15 menit sebelum imsak makan lebih kurang 10% dari kebutuhan kalori yang terdiri dari buah-buahan dimakan dengan kulitnya atau diblender.“

“Penting mengonsumsi makanan sumber karbohidrat kompleks, untuk menjaga penyerapan karbohidrat berlangsung bertahap sehingga akan menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa berarti tetap tersedianya sumber tenaga di siang hari,” Lanjutnya.

Perbanyak minum air putih juga penting, supaya tubuh tidak mengalami dehidrasi saat berpuasa selama 14 jam.

Sedangkan ketika berbuka, disarankan untuk makan 50 persen dari kebutuhan makan sehari. Berbuka dengan minuman yang manis namun menyehatkan, seperti jus buah.

“Setelah salat magrib makan besar yang lengkap mengandung karbohidrat kompleks,protein dan lemak serta sayur mayur dan buah,” ujarnya.

Jadi, mereka para penderita maag pada intinya memang harus lebih memperhatikan konsumsi selama bulan puasa ini. Penting juga untuk memperlambat sahur dan tidak menunda waktu berbuka puasa.

Nekat Jalan Kaki Sejauh 200km, Gadis 12 Tahun Meninggal Dunia

Larangan untuk mudik bagi setiap warga Indonesia sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Dengan demikian orang-orang tidak bisa kembali ke kampung halamannya selama pandemi ini masih berlangsung.

Aturan yang sama pun juga diterapkan oleh negara-negara lainnya, dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Meski begitu, ada saja warga yang tetap nekat untuk pulang ke kampung halaman.

Bahkan di India, tidak sedikit warga disana yang nekat mudik dengan berjalan kaki untuk menghindar dari aturan ini. Alhasil, sesuatu hal yang buruk terjadi pada bocah berusia 12 tahun, yang meninggal dunia setelah berjalan kaki sejauh 200 kilometer untuk mudik ke kampung halamannya.

Sebagaimana dilansir dari laman CNN, gadis tersebut menghembuskan napas terakhir beberapa jam sebelum tiba di kampung halamannya. Dia diketahui bernama Jamlo, bekerja sebagai seorang buruh tani di ladang cabai.

Dia berharap bisa kembali bekerja setelah lockdown diperkirakan berakhir pada 14 April lalu, tetapi kemudian diperpanjang hingga bulan Mei. Alhasil, perpanjangan ini membuat Jamlo bersama dengan 11 orang lainnya memutuskan mudik lebih awal dengan jalan kaki.

Nahasnya, setelah berjalan selama tiga hari, Jamlo kelelahan dan akhirnya meninggal dunia.

“Mereka berjalan melalui wilayah pegunungan selama tiga hari untuk menghindari polisi. Kami diberitahu bahwa Jamlo tidak makan apapun pada pagi hari itu karena merasa perutnya tidak enak dan sempat muntah.”

“Kami menduga ada ketidakseimbangan elektrolit yang memicu kematiannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Chattisgarh, B R Pujari.

Karena terungkapnya kasus ini, para pemudik lainnya lantas langsung menjalani karantina selama 14 hari. Sedangkan Jamlo diperiksa pasca meninggal dunia dan dipastikan tak terjangkit Virus corona.

Sebagai informasi, Pemerintah India memberlakukan lockdown pada 25 Maret lalu untuk menekan penyebaran virus Corona. Keputusan ini tentu saja membuat banyak warga yang kehilangan pekerjaan mereka.

Alhasil, mereka yang berasal dari desa memilih untuk mudik, ada yang dengan menaiki bus, tapi ada juga yang nekat berjalan kaki seperti yang dilakukan Jamlo. Padahal, resikonya sangat berbahaya, terlebih jarak yang ditempuh sampai 200 Km.

Alex Marquez Punya Segala Syarat Untuk Bersaing di 10 Besar

Hal tersebut diungkapkan oleh Carlos Checa mantan juara WorldSBK 2011. Menurutnya, Alex Marquez tidak perlu merasa terbebani dengan statusnya sebagai tandem juara bertahan yang sekaligus kakak kandungnya, Marc Marquez.

Dalam keterangannya, Checha tak bisa membantah fakta bahwa Honda merupakan salah satu tunggangan yang sangat sulit untuk dikendalikan pada ajang MotoGP. Meski demikian, dia meyakini bahwa gaya balap Alex bakal mempercepat adaptasinya di kelas teratas.

Checha lantas memberikan saran kepada Alex Marquez yang sebelumnya menjadi juara dunia Moto2 dan Moto3 agar tampil lepas pada musim debutnya di MotoGP. Dia yakin, adik Marc Marquez tersebut bisa menembus 10 besar.

“Saya rasa ia bisa masuk 10 besar. Yang jelas, jika Anda tak kompetitif pada balapan pertama, kedua, atau ketiga, maka sulit kompetitif di akhir musim. Sulit membayangkan rider yang finis ke-15 pada balapan pertama bisa podium atau menang di akhir musim,” ujarnya via Mundo Deportivo.

Lagipula, sang rider masih sangat muda, 23 tahun, dia butuh dukungan dari team Repsol Honda dengan menyediakan tunggangan yang tepat. Namun, terlepas dari hal tersebut Cecha yakin Alex Marquez punya segala syarat untuk menembus 10 besar motoGP.

“Masuk 10 besar bakal jadi hasil yang cukup baik untuk Alex. Honda bukan motor yang mudah, tapi ia punya segalanya untuk mendapatkan performa terbaik. Usianya juga tepat, dan punya dukungan terbaik dari tim,” ungkapnya.

Di satu sisi, Alex Marquez juga dirasa mendapat keunggulan seiring dengan fakta bahwa dia bertandem dengan kakak kandungnya Marc Marquez. Juara dunia delapan kali tersebut tahu betul medan, situasi dan tunggangan yang jadi andalan Honda.

“Selain itu, Alex punya kakaknya sebagai tandem, dan saya rasa progresnya akan sangat baik. Ada Marc di garasinya adalah hal terbaik yang ia punya, karena Marc selalu mampu membawa Honda menuju limit tertentu,” pungkas Checa.

Sayangnya, Alex Marquez harus sabar menjalani balapan debutnya di MotoGP, pasalnya 7 seri pertama musim 2020 ini harus ditunda karena Pandemi Virus Corona.

5 Olahraga Sederhana Yang Bisa Dilakukan di Rumah

Di tengah-tengah Pandemi Virus Corona yang sedang mengancam, sangat penting untuk mengikuti himbauan pemerintah, salah satunya adalah dengan berdiam diri di rumah.

Berdiam diri di rumah dan hanya keluar saat benar-benar ada keperluan yang sifatnya darurat adalah salah satu tindakan pemutus rantai penyebaran virus ini. Namun, meski tetap di rumah sangat penting bagi kita untuk tetap menjaga kesehatan.

Selain tentu saja dengan mengkonsumsi makanan sehat, penting untuk tetap berolahraga. Nah, berikut ini ada lima jenis olahraga sederhana yang bisa dilakukan di rumah.

1. Naik Turunkan Keranjang Jemuran

Anda bisa berjalan dengan menaik turunkan keranjang berisi cucian yang kering. Setiap melakukannya, cobalah angkat keranjang cucian setinggi bahu lima kali kemudian menurunkannya kembali. Dengan gerakan ini, sistem kardiovaskular dan otot lengan akan terjaga.

2. Sandarkan Tubuh ke Dinding

Sedangkan olahraga kedua adalah dengan cara yang sangat sederhana, sandarkan bagian tubuh dari pinggang sampai kepala, kemudian tekuk lutut dan tahan selama kurang lebih 15 detik. Nah, nantinya gerakan ini akan membuat otot paha akan lebih rileks.

3. Squat Jump

Squat Jump adalah olahraga ringan namun sangat berefek pada otot dan membuat kita cepat berkeringan. Gerakannya mudah, dengan jongkok kemudian langsung berdiri dengan setengah meloncat.

4. Push Up

Push up adalah gerakan yang sederhana, dan rasanya hampir semua orang tahu gerakan yang satu ini. Selain sehat dan membuat kita cepat berkeringat, gerakan ini juga bisa memperkuat otot lengan serta bahu.

5. Sit Up

Gerakan yang satu ini memang sedikit lebih sulit dari empat gerakan lainnya dan cenderung lebih berat. Akan tetapi, Sit Up sendiri sangat efektif untuk membentuk otot perut, terutama bagi kamu yang sedang menjalani program diet.

Demikianlah sederet tips olahraga ringan dan sederhana yang bisa dilakukan di rumah di tengah-tengah pandemi Virus Corona. Tapi seperti yang dikatakan sebelumnya, sangat penting untuk menjaga pola makan, dan tetap mengkonsumsi makanan serta minuman yang sehat.

Jangan lupa juga kenakan masker saat akan keluar rumah, rutin menjaga kebersihan rumah dan mencuci tangan.

Ruben Onsu Sedih Di Perayaan Ultah ke-3 Geprek Bensu

Komedian kondang tanah air, Ruben Onsu mengaku sedih sekaligus haru dengan bisnis kulinernya, Geprek Bensu. Meski diterpa ‘badai’ pandemi Virus Corona, Suami Sarwendah ini bersyukur karena bisnisnya bisa berjalan sampai sejauh ini.

Sebagaimana diketahui, Ruben Onsu selaku sebagai artis juga memang dikenal sebagai seorang pebisnis. Dia memiliki beberapa bisnis, namun yang paling menonjol adalah bisnis kuliner yang dikenal dengan sebutan Geprek Bensu.

Nah, Bisnis tersebut berjalan lancar, bahkan memiliki banyak cabang di berbagai daerah. Sejak pertama kali didirikan sampai sekarang, Geprek Bensu sendiri sudah berusia tiga tahun. Seperti biasa, Ruben Onsu bersama dengan para pimpinan cabang merayakan ulang tahun.

Hanya saja menyusul pandemi Virus Corona, acara ulang tahun pun diadakan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Dalam sambutannya, suami sarwendah itu tampak sedih dengan fakta bahwa para karyawannya terancam kehilangan pekerjaan karena pandemi ini.

“Sedih sekali, karena bagaimana jumlah karyawan di seluruh Indonesia ada di tangan kita semua. Kami tahu banget, bagaimana posisi sekarang bukan hanya kalian tapi juga kami, tidak pernah berhenti bekerja.”

“Bangun tidur meeting memberikan jalan bagaimana bisa survive,” kata Ruben Onsu dalam perayaan virtual ‘T3erbaik Geprek Bensu’ .

Dalam keterangannya, Jordi Onsu atau adik kandung Ruben Onsu yang memang dipercaya mengelola binsnis Kuliner ini mengaku bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah agar penjualan tetap berjalan seperti biasanya.

Dalam artian, kendati pendapatan jadi menurun sejak pandemi ini dimulai, Geprek Bensu akan berusaha tetap mempekerjakan karyawan mereka, membantu para mitra untuk tetap mendapatkan penghasilan.

“Tidak ada satupun yang berkurang jumlah outletnya. Kita semua bekerjasama bikin Geprek Bensu lebih baik lagi ke depannya ada pandemi wabah apapun kita rapikan SOP, mulai dari makanan, masak,” ujar Jordi Onsu.

Pandemi Virus Corona kini memang menjadi ancaman bagi semua orang. Di Indonesia sendiri tercatat sudah ada lebih dari 6200 kasus Virus Corona sampai saat ini.

Karenanya, pihak pemerintah menerapkan aturan PSBB, atau Pembatasan Sosial Skala Besar untuk mencegah wabah ini semakin menyebar luas.