Choki Sitohang Ternyata Sempat jadi Wartawan

Choky Sitohang selama ini dikenal sebagai salah satu pembawa acara senior di panggung hiburan Indonesia. Namun, sebelum benar-benar terjun di dunia tersebut, yang bersangkutan ternyata sempat ‘terjebak’ pada profesi sebagai wartawan.

Bahkan, dalam cerita yang dia jabarkan sendiri kepada salah satu televisi swasta, profesi sebagai wartawan itu dia jalani selama kurang lebih tiga tahun, antara 2002 sampai 2005.

Awalnya, Choky yang kini telah berusia 37 tahun melamar untuk jadi seorang pembawa acara di sebuah stasiun televisi. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya, yang bersangkutan malah diposisikan sebagai seorang reporter.

“Saya melamar ke stasiun TV sebagai presenter karena saya pengennya jadi presenter, eh keterimanya malah ke redaksi ntah gimana caranya nyambung ke sana,”

“Terus orang redaksi telepon saya bilangnya lagi cari presenter dan nyuruh saya datang ke Jakarta mau wawancara. Enam kali bolak-balik Bandung-Jakarta akhirnya keterima,” Kenang Choky.

Tak lama setelah melalukan proses interview atau wawancara pra kerja, Chocky lantas diterima. Namun saat masuk kantor untuk kali pertama, dia mengaku kebingungan karena tiba-tiba saja mendapat tugas untuk meliput sebuah kejadian di Polsek Tebet, Jakarta Selatan.

“Awalnya saya bingung kok ngeliput ya. Terus pulang dari tkp saya datang ke kantor bawa rekaman pas saya kasih disuruh bikin beritanya, saya pikir loh kok, saya presenter kan saya bingung,” katanya.

Setelah cukup lama, barulah Choky mengerti, karena yang dimaksud presenter di sini adalah presenter berita, yang memang diharuskan terjun langsung ke lapangan untuk wawancara. Diapun mengaku terjebak di profesi tersebut selama kurang lebih tiga tahun lamanya.

“Akhirnya saya baru tahu presenter yang dimaksud adalah presenter news, kan itu reporter juga, jurnalis tv terjun ke lapangan juga. Terjebak lah saya 3 tahun menjadi wartawan,” tutup Choky Sitohang.

Setelah tiga tahun tersebut, barulah Choky benar-benar bekerja sebagai pembawa acara di banyak program televisi swasta, terutama pada program Reality Show.

Dia cukup lama menekuni pekerjaan tersebut, bahkan beberapa kali mendapatkan penghargaan karena keluwesannya menjadi pembawa acara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *